Desain Railing Tangga Minimalis yang Aman dan Menarik

Desain Railing Tangga Minimalis

Railing tangga merupakan sebuah elemen pada tangga yang berguna sebagai pengaman atau pegangan saat kita berjalan menggunakannya. Penggunaan railing ini harus diperhatikan sebaik mungkin, karena menyangkut keamanan seluruh anggota keluarga. Jika bahan yang dipilih tak cukup kuat dalam pemasangannya, maka harus cepat diganti. Karena bahan yang kuat akan membuatnya tetap kokoh meskipun terbentur benda keras, bahkan jika sering dijadikan sebagai sandaran.

Seiring dengan beragamanya konsep rumah yang dipakai masa kini, model atau desain railing tangga dibuat begitu beragam agar sesuai dengan kebutuhan para penggunanya. bahkan tak hanya kegunaannya saja, kini penampilan railing ini dibuat lebih menarik agar eye catching dan menonjolkan dekorasi rumah.

5 Penggunaan Model Railing Tangga Minimalis

Berikut ini beberapa railing tangga dengan desain minimalis yang menarik digunakan di rumahmu

Desain Railing Tangga Minimalis

1. Railing Tangga Berbahan Kaca dan Frame Besi

Railing kaca dengan tambahan frame besi bisa digunakan pada rumah minimalis, untuk hasil yang indah dan kokoh. Penggunaan bahan kaca memang identik sekali dengan konsep minimalis modern, sehingga pemilihan model ini dapat menimbulkan kesan elegan dan menarik. karena bahannya yang bening dan hampir tidak terlihat, railing bisa diberi frame atau pinggiran berwarna sebagai pegangan agar lebih memudahkan pengguna. Tambahan besi sebagai pinggiran dan penguat ini menambah kegunaan railing tangga, yang tak hanya menarik namun juga kokoh.

2. Railing Tangga Bahan Metalik

Memiliki desain yang minimalis, penggunaan railing tangga berbahan metalik mirip seperti besi ini cocok dipilih. Tampilan mengkilap, serta model yang sengaja dibuat tidak beraturan menambah kesan elegan dan modern. Bahan ini juga memiliki keamanan penggunaan yang terjamin, karena memiliki tekstur yang kuat.

3. Railing Tangga Kaca dan Kayu

Penggunaan kaca khusus seperti tempered sebagai railing memang sedang menjadi favorit. Dalam jenis yang berbeda ini, kamu dapat menggunakan railing kaca unik dengan penambahan ornamen kayu sebagai pegangannya. Kombinasi antara kedua bahan yang sudah umum digunakan dalam berbagai dekorasi rumah ini ternyata sah saja jika digabungkan. Penggunaan bahan kayu yang terkesan memberi nuansa hangat ditambah dengan aksen futuristik nan minimalis dari kaca bening, sehingga membuat dekorasi rumah lebih unik dan beda dari yang lain.

Desain Railing Tangga Minimalis

4. Railing Emmental

Bagi yang belum asing dengan nama emmental, ia merupakan sejenis railing tangga dengan konsep yang unik dan memiliki nuansa bagaikan sebuah karya seni kontemporer. Model sejenis ini akan sangat cocok jika dipasangkan pada hunian minimalis, karena memiliki bentuk yang multifungsi serta futuristik. Memiliki lubang-lubang seperti pada keju, pinggiran tersebut berguna sebagai pegangan yang unik. Pengguna juga bisa memilih motif yang akan digunakan pada railing emmental ini, dan dibuat lebih multiguna.

Desain Railing Tangga Minimalis

5. Railing Berbahan Kaca Patri

Selanjutnya model railing kaca masih kembali eksis dan menjadi banyak pilihan karena begitu beragam jenisnya. Perlu diketahui, bahwa penggunaannya ini adalah kaca dengan tekstur unik serta memiliki ketebalan yang cukup besar dibandingkan dengan kaca biasa. Bahan ini memiliki ciri khas warna-warni yang bisa menambah kesan ceria pada sebuah ruangan. Railing minimalis menggunakan kaca patri juga bisa didapatkan, yaitu dengan menyusun model yang diinginkan dari berbagai potongan kaca tersebut hingga membentuk pola tertentu. Selain itu, pengguna bisa memilih pemakaian warnanya agar sesuai dengan konsep hunian.

Itulah beberapa desain railing tangga minimalis yang menarik dan populer digunakan dalam hunian masa kini.

 

Solusi Ruang Keluarga Terang Dengan Pencahayaan Alami

Solusi Terang Dengan Pencahayaan Alami

Sejak tersedianya fasilitas listrik, banyak kemudian ruangan-ruangan dalam rumah yang menggunakan lampu sebagai satu – satunya sumber penerangan utama baik siang maupun malam. Lampu dipilih karena mampu membangun suasana yang diinginkan. Namun tidak selamanya lampu baik, apalagi jika terus-terusan digunakan. Penggunaan lampu dalam jumlah besar berdampak pada borosnya penggunaan energi yang terbatas, terhadap kesehatan juga terhadap mood. Untuk itu, memiliki ruangan dengan pencahayaan alami tentu menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan lampu yang berlebihan.

Alasan masyarakat umum menggunakan penerangan lampu adalah karena area rumah yang sempit dan padat sehingga pencahayaan dari jendela tidak maksimal. Kini alasan itu tidak lagi berlaku untuk tetap menggunakan lampu. Anda  dapat menggunakan skylight yang serupa dengan jendela tapi di atap. Skylight dapat memberi pencahayaan yang optimal ke seluruh ruangan tanpa terbatas apapun. Setelah memasang skylight, Anda dapat menggunakan warna atau wallpaper sejuk sehingga ruangan akan terasa alami, seperti wallpaper Korea yang selalu membawa kesan sejuk di setiap motifnya.

Tips Mengplikasikan Skylight

Memasang skylight tentu saja tidak dapat sembarangan, Anda perlu memperhatikan beberapa komponen agar ruang keluarga menjadi ruang yang nyaman untuk selalu digunakan bersama. Komponen tersebut antara lain:

Arah

Arah jalannya matahari adalah dari timur ke barat, maka pasanglah skylight dengan arah lainnya. Hadapkan elemen konstruksi ini ke utara dan selatan. Hal ini berguna untuk tetap memberikan cahaya alami yang optimal tanpa memberikan efek panas terhadap ruangan.

Usahakan sinar matahari yang langsung menerangi ruangan adalah di sekitar jam 10.00 hingga 11.00, selebihnya biarkan cahaya yang masuk adalah cahaya tidak langsung. Hal ini juga berfungsi untuk membuat ruangan tidak terasa panas.

Ukuran

Usahakan ruangan yang akan dipasang skylight tidak kurang dari 7×7 meter, karena jika kurang dari itu ruangan akan terasa panas. Jika ruangan Anda kurang dari ketentuan tersebut, pasanglah kaca yang kecil dan wajar atau menggunakan sebagai alternatif pencahayaan lain Anda dapat menggunakan genteng fiberglass.

Rangka

Sebelum memasang skylight pastikan rangka atap yang Anda gunakan kokoh. hal ini dikarenakan skylight terbuat dari kaca yang tentu saja memiliki bobot yang cukup berat. Untuk itu pastikan rangka atap Anda kuat dan kokoh agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Modifikasi

Skylight memang terkenal dengan efeknya yang membuat ruangan keluarga menjadi panas yang pada akhirnya tidak nyaman ditempati. Efek panas itu tentu saja karena arah pemasangannya yang tidak tepat, seperti yang telah dijabarkan pada point pertama.

Selain arah pemasangan, Anda dapat memodifikasi skylight dengan membuat kacanya dapat dibuka tutup sehingga ruangan akan terhindar dari panas dan tentu saja akan mendapat angin alami dari luar. Hati-hati lupa menutupnya saat hujan ya!

Jenis kaca

Pastikan menggunakan kaca yang aman dan nyaman. Anda dapat melapisi kaca skylight dengan kaca buram atau kaca film. Hal ini berfungsi untuk menolak sinar ultra violet masuk dan juga mengurangi panas terhadap ruangan.

Ukuran

Usahakan ukuran skylight tidak terlalu besar, hal ini akan berdampak pada cuaca dingin malam yang masuk dan tentunya berbahaya bagi kesehatan.

Fitur pendukung

Untuk memaksimalkan kesan alami pada ruang keluarga, setelah memasang skylight, Anda dapat menambahkan beberapa tanaman hias yang juga dapat mengurangi panas karena dapat menyerap cahaya matahari untuk kebutuhan fotosintesisnya. Selain itu, pasang juga wallpaper yang sejuk seperti wallpaper dinding Korea yang memiliki moti-motif kalem dan menyejukkan.

6 Tips Sederhana Membuat Desain Kantor dengan Konsep Open Space, Yuk Coba!

Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Ruangan kantor merupakan tempat khusus yang dibuat sebagai sarana untuk melakukan aktivitas kerja. Dalam lingkup pekerjaan, energi dan pikiran saja tidaklah cukup untuk menunjang produktivitas kerja. Ruangan atau tempat kerja yang nyaman pun ternyata memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja seorang karyawan.

Tak heran gedung-gedung perkantoran yang ada di kota besar, kini seakan berlomba untuk menghadirkan konsep yang unik dan menarik. Salah satu konsep yang saat ini paling sering digunakan adalah konsep open space. Open space atau konsep ruangan terbuka merupakan tatanan desain interior yang menekankan pada nuansa terbuka yang modern dan simpel. Hampir setiap desain kantor, kini sudah mengubah konsep ruangannya menggunakan konsep open space yang menarik ini.

Meskipun terkesan mudah, namun dalam membuat desain kantor dengan konsep open space ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Perlu diingat, open space bukan berarti nuansa terbuka saja, untuk menghadirkan kenyamanan diperlukan penataan yang tepat. Nah, jika kamu tertarik untuk membuat desain kantor dengan konsep open space, berikut tips-tips sederhana yang bisa dilakukan. Diantaranya adalah sebagai berikut!

Tips Membuat Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Tak perlu repot membuat penataan yang rumit, dengan tips sederhana berikut ini dijamin kamu akan sukses membuat desain kantor dengan konsep open space. Ini dia tipsnya!

1. Buat Ruangan Menjadi Terbuka Tanpa Adanya Sekat

Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Seperti namanya open space yang berarti ruang terbuka, maka kamu pun harus membuat ruangan terbuka dengan tanpa adanya sekat di dalam ruangan. Meskipun beberapa orang beranggapan bahwa tanpa adanya sekat akan menghilangkan privasi, namun faktanya penataan terbuka seperti ini justru akan menciptakan suasana yang hangat dan akrab antara karyawan yang satu dengan yang lainnya.

Khusus untuk ruangan-ruangan khusus seperti ruang departemen finance, ruang pimpinan dan ruangan lainnya yang membutuhkan privasi kamu bisa menggunakan sekat yang terbuat dari material kaca dengan kusen aluminium. Dengan demikian beberapa ruangan tetap mendapatkan privasi, tanpa harus menghilangkan unsur konsep ruang terbuka.

2. Gunakan Material yang Bersifat Fleksibel dan Ramah Lingkungan

Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Seperti yang telah disebutkan di atas, kamu bisa menggunakan sekat yang terbuat dari material kaca dengan kusen aluminium. Hal ini karena kaca dan aluminium merupakan material yang bersifat fleksibel dan tentunya ramah lingkungan. Perlu diingat konsep open space tidak asal terbuka saja, namun tetap harus memperhatikan aspek keamanan serta kenyamanan bagi lingkungan sekitar dan orang-orang yang ada di dalamnya. Maka dari itu pilihlah sebaik mungkin jenis material yang digunakan. Pastikan bahwa setiap material termasuk ke dalam golongan bahan bangunan yang berkualitas dan ramah lingkungan.

3. Pastikan Ruangan Memiliki Pencahayaan dan Sirkulasi Udara yang Baik

Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Konsep ruang terbuka membutuhkan pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik. Maka kamu pun bisa memastikannya dengan cara menghadirkan jendela menggunakan kaca dengan kusen aluminium yang berukuran besar. Perlu kamu ketahui, bahan aluminium memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu panas sehingga kamu tak perlu khawatir udara di dalam ruangan akan terasa panas saat mendapatkan pencahayaan langsung dari sinar matahari. Dengan adanya pencahayaan serta sirkulasi udara yang baik, maka ruangan open space pun akan menjadi sehat dan semakin nyaman untuk dihuni.

4. Susun Perlengkapan Kantor dengan Rapi

Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Ruangan terbuka tidak memiliki sekat sehingga keadaan ruang kantor akan terlihat dengan jelas, untuk itu kamu harus menyusun perlengkapan kantor dengan rapi. Mulai dari posisi meja dan kursi hingga peletakan lemari tempat dokumen semua harus diletakan dengan tepat.

5. Gunakan Perpaduan Warna yang Serasi

Desain Kantor dengan Konsep Open Space

Untuk menghilangkan kesan yang monoton, kamu harus bisa menggunakan perpaduan warna yang serasi. Jika menyukai warna yang netral, kamu bisa memadukan warna hitam dengan putih dan jika kamu menyukai warna yang cerah maka bisa memadukan warna hijau dengan kuning atau warna biru dengan putih.

6. Hadirkan Aksesoris Ruangan

Penataan ruang terbuka akan terihat semakin cantik dengan adanya aksesoris ruangan. Kamu bisa menggunakan hiasan dinding seperti pajangan kata-kata motivasi, atau bisa juga menghadirkan beberapa tanamanan hias di dalam pot. Dijamin nuansa terbuka akan semakin membuat nyaman dan sedap dipandang mata.

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu dengan Berbagai Hal Ini!

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Kamar mandi hotel memang memiliki desain dan fasilitas yang dapat memanjakan para pengunjungnya. Namun jangan salah, kamu bisa loh membuat desain kamar mandi ala hotel di rumahmu! Yuk simak baik-baik berabgai informasi tentang inspirasi kamar mandi ala hotel berikut ini!

Kamar Mandi Bernuansa Serba Putih

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Putih yang merupakan warna netral sering kali diterapkan oleh berbagai hotel pada kamar mandinya. Selain dapat menciptakan kesan yang mewah dan elegan, putih juga memberikan kesan kamar mandi yang bersih serta luas. Tentu saja pihak hotel akan mengutamakan kebersihan demi kenyamanan para pengunjungnya. Termasuk dalam perawatan kamar mandi. Biasanya pada hotel akan diletakan shower box pada kamar mandi bernuansa putih dan ini sebab keduanya sangat pas bila dipadukan.

Terapkan Marmer dengan Kesan Hangat

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Bagi hotel yang lebih eksklusif, marmer adalah material pilihan bagi lantai dan dinding bangunan hotel termasuk untuk bagian kamar mandinya. Salah satu pilihan marmer yang cocok untuk diterapkan pada kamar mandi adalah marmer berwarna putih kecokelatan, sebab dapat memberi kesan hangat pada kamar mandimu yang dingin. Seperti halnya dengan kamar mandi bernuansa putih, kamu sebaiknya menggunakan shower box untuk menambah kesan ala hotel. Biasanya hotel menggunakan konsep kamar mandi setengah kering, dan untuk mewujudkannya kamu perlu box mandi sebagai salah satu fasilitasnya.

Dinding Keramik Mozaik

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Walaupun pada umumnya kamar mandi hotel memiliki desain yang polos, ada juga loh beberapa hotel nyentrik yang menerapkan desain berbeda. Salah satunya dengan menerapkan dinding keramik mozaik pada kamar mandinya. Jangan lupa untuk meletakkan shower box di dalamnya, pasti akan terlihat lebih artistik! Tentunya benda ini diperlukan agar airnya tidak tersebar di seluruh bagian kamar mandi.

Letakkan Cermin Berukuran Besar

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Jika tadi kamu sudah membaca informasi tentang ruangan seperti apa yang perlu dibangun untuk menciptakan kamar mandi ala hotel, kali ini kamu akan tahu ornamen apa saja yang diperlukan untuk menambah kesan ala hotel. Tentu saja yang berada di list pertama adalah cermin berukuran besar. Jika kamu sering bepergian dan menginap di hotel tentu sudah sering melihat benda yang satu ini pada kamar mandi hotel. Di samping dapat memberi kesan ruang yang lebih luas, cermin berukuran besar juga bisa membuat ruangan lebih terang akibat sifatnya yang memantulkan cahaya. Jadi, kamu bisa menghemat penggunaan lampu pada kamar mandi!

Gantungan Handuk Stainless Steel

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Hotel pada umumnya menggunakan bahan stainless steel yang ditempelkan ke dinding untuk menggantung handuk dan meletakkan pakaian. Nah, kamu juga bisa menambahkan benda ini pada kamar mandimu untuk membangun nuansa hotel. Gantungan stainless steel ini sangat efisien untuk digunakan dan tidak memakan tempat, sehingga sangat cocok diterapkan terutama jika ruangannya sempit.

Ambalan Sebagai Dekorasi yang Artistik

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Selain kenyamanan, estetika adalah aspek yang diperhatikan oleh hotel-hotel bintang lima. Nah, untuk menciptakan suasana kamar mandi hotel bintang lima, kamu bisa menambahkan ambalan. Selain sebagai hiasan untuk menambah kesan artistik, ambalan tentunya juga memiliki beberapa fungsi, salah satunya untuk tempat meletakkan perlengkapan mandi seperti sabun.

Handuk dan Keset yang High Quality

Ciptakan Nuansa Hotel Pada Kamar Mandimu

Kamar mandi hotel yang umumnya menerapkan konsep setengah kering pasti meletakkan keset untuk menjaga kondisi ruang agar tetap kering. Kamu perlu handuk dan keset yang berkualitas tinggi dengan warna yang senada dengan konsep ruang kamar mandi untuk memanjakan dirimu sendiri. Hal tersebut dilakukan agar serasa sedang menggunakan kamar mandi hotel.

Apa Itu Plafon Akustik? Yuk Kenali Keunggulan Jenis Plafon yang Satu Ini!

Keunggulan Jenis Plafon Akustik

Seperti yang kita tahu, plafon menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah bangunan, baik itu rumah, perkantoran, maupun pusat perbelanjaan. Tanpa ada plafon, rumah akan terlihat kurang menarik dan cenderung lebih bising saat hujan turun. Ini dikarenakan salah satu fungsi plafon yang dapat meredam kebisingan dari luar tidak bisa kita nikmati jika kita tidak menggunakannya. Maka dari itu saat ini sudah banyak beredar di pasaran berbagai jenis plafon yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan selera.

Mengenal Plafon Akustik

Plafon akustik hanyalah salah satu jenis plafon yang sampai sekarang bahkan masih banyak dicari orang. Selain merupakan peredam suara yang baik, plafon jenis akustik juga dikenal dapat mengendalikan hawa panas, sehingga rumah jadi lebih terasa sejuk. Kedua hal inilah yang membuatnya menjadi primadona dalam pembangunan plafon hotel dan apartemen. Pengunjung dan tamu tentunya akan merasa lebih nyaman jika tidak mendengar suara atau derap langkah dari kamar di lantai atasnya bukan?

Keunggulan yang ditawarkan Plafon Jenis Akustik

Plafon akustik punya banyak keunggulan yang tidak kalah menarik dari jenis plafon lainnya. Apa saja itu? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

1. Peredam Suara yang Baik

Keunggulan Jenis Plafon AkustikKeunggulan Jenis Plafon Akustik

Kita sudah membahas hal ini sebelumnya. Plafon jenis akustik dinilai cukup baik dalam meredam suara hujan maupun berbagai suara aktivitas yang berasal dari lantai atas. Tidak hanya itu, plafon jenis ini sering dipasang di ruangan-ruangan khusus yang butuh kesunyian. Kalau kamu punya ruang menonton khusus atau ruang musik, misalnya. Maka disarankan sekali menggunakan plafon jenis akustik. Suara dari film yang kamu tonton atau alat musik yang sedang kamu mainkan jadi tidak terinterupsi oleh suara dari luar ruangan, sehingga kamu bisa lebih fokus dan menikmati aktivitas yang sedang diakukan.

2. Mudah Diganti Tampilannya

Kalau kamu tipe orang yang bosan dengan tampilan interior yang itu-itu saja selama bertahun-tahun, kamu akan cocok sekali dengan plafon jenis akustik. Kok bisa? Tentu saja bisa! Keunggulan yang ditawarkan plafon jenis akustik, salah satunya adalah panelnya mudah dibongkar pasang. Jika sudah merasa bosan dengan tampilan plafon yang sekarang, maka tidak perlu membongkar semua kerangkanya. Cukup ganti panel akustiknya saja.

3. Lebih Hemat Biaya

Kalau budget untuk pemasangan plafon terbatas, plafon jenis akustik bisa kamu jadikan alternatif dalam permasalahan ini. Dibanding dengan jenis plafon lainnya, plafon ini lebih hemat biaya. Materialnya mudah dicari dan cukup murah. Selain itu pemasangannya relatif mudah. Kamu bahkan bisa memasangnya tanpa perlu menyewa tenaga profesional. Tapi tentunya harus punya pengetahuan yang cukup, ya, jika ingin melakukan pemasangan plafon tanpa jasa orang yang lebih ahli.

4. Memantulkan Cahaya dengan Baik

Pencahayaan harus menjadi salah satu prioritas saat ingin membangun rumah. Kamu tidak mau, kan, jika mata rusak akibat pencahayaan yang kurang di dalam rumah? Apa solusinya? Tentu dengan memperbanyak lampu di dalam rumah, terutama jika rumah sangat luas. Konsekuensinya kamu jadi lebih banyak menghabiskan listrik. Tapi tenang saja, ini bukanlah satu-satunya pilihan. Memasang plafon akustik bisa menjadi solusi semi-permanen yang lebih tepat untuk permasalahan ini. Plafon jenis akustik dikenal dapat memantulkan cahaya dengan sangat baik, sehingga kamu tidak perlu memasang lampu terlalu banyak. Alhasil jadi bisa hemat biaya listrik.