Ini Dia Teknik Menyambung Kabel Yang Baik !

Teknik Menyambung Kabel Yang Baik !

Kebutuhan utama manusia saat ini semakin bertambah banyak. Bukan lagi hanya sandang, papan, dan pangan. Hal ini diakibatkan karena perkembangan zaman yang semakin cepat dan tidak ada kendali. Sebagaimana kita ketahui, kebutuhan papan atau rumah wajib dipenuhi. Akan tetapi, jika rumah tidak diisi dengan kebutuhan pendukungnya maka sama saja dengan bohong. Lalu, apa kebutuhan pendukung rumah? Kebutuhan pendukung tersebut terdiri dari peralatan kamar, kamar mandi, makan hingga elektronik rumah tangga. Elektronik rumah tangga dapat berfungsi saat adanya arus listrik yang mengalir.

Listrik mengalir melalui kabel – kabel yang tersambung secara langsung antara perangkat dengan sumber listrik. Tentunya kita tidak bisa sembarangan dengan arus listrik. Untuk itu, sering terjadi masalah kabel yang rusak dan kita tidak tahu cara instalasi listrik atau teknik menyambungkan kabelnya. Nah, artikel ini akan membahas teknik apa yang bisa kita gunakan untuk menyambungkan kabel listrik yang baik dan benar.

Teknik Menyambung Kabel Yang Benar

Menyambungkan kabel dapat kita sesuaikan dengan bahan dan jenis kabel. Berikut beberapa teknik menyambung kabel yang bisa kamu ikuti.

1. Teknik Ekor Babi

Meski namanya yang aneh, tetapi teknik penyambungan ekor babi ini adalah yang paling sering digunakan oleh para instalasi listrik. Tidak hanya itu cara ini juga mudah dilakukan. Teknik ini bisa digunakan pada kabel berjenis tembaga inti tunggal. Alasan teknik ini disebut dengan ekor babi (Pig Tile) adalah karena cara menyambungkannya dengan melintir mirip dengan ekor babi. Caranya adalah kupas ujung lapisan isolator sepanjang dua hingga lima cm. Kemudian dekatkan kedua kabel dan pelintir kearah kanan sebanyak enam kali. Setelah memastikan ujungnya dipotong, kamu bisa menutupnya kembali dengan isolasi.

2. Teknik Bolak Balik

Berbeda dengan teknik menyambung ekor babi, teknik yang satu ini sedikit lebih sulit dilakukan. Keuntungan dari teknik adalah lebih kuat tidak seperti teknik ekor babi yang rentan dan tidak stabil. Kamu bisa melakukan teknik ini pada kabel tembaga berinti tunggal. Para Kontraktor ME atau Mekanikal Elektrik juga menggunakan teknik bolak balik ini.

3. Teknik Puntir

Ada dua cara teknik penyambungan puntir yaitu Bell Hanger dan Wastern Union. Kedua jenis ini sama sama bagus dan hanya berbeda pada cara memuntirnya. Kabel yang bisa disambungkan dengan teknik ini juga sama dengan kedua teknik diatas yaitu kabel tembaga berinti tunggal.

4. Teknik Bercabang

Sambungan datar bercabang ini memiliki tiga tipe yaitu, Single Plain Joint, Knotted Tab Joint, dan sambungan bercabang silang. Yang membedakan ketiga tipe ini adalah cabangnya. Seperti namanya Single Plain Joint dibuat untuk tembaga berinti tunggal dimana hanya ada satu cabang yang akan ditambah dalam sambungan tersebut. Biasanya kita bisa melihat pada kabel yang sudah dikupas. Sedangkan Knotted Tab Joint teknik melilitnya yang sedikit lebih rumit. Dan yang terakhir sambungan bercabang silang adalah sambungan gabungan antara kedua teknik bercabang lainnya.

5. Teknik Britania

Teknik Britania dibuat dengan menempelkan kedua kabel yang ujungnya sudah dikupas kemudian mengikatnya dengan kabel yang berukuran lebih kecil.

6. Teknik Connector Cable

Jenis teknik penyambungan kabel yang satu ini tidak bisa dilakukan tanpa alat. Hanya para Kontraktor ME dan petugas terkait yang bisa melakukan teknik ini. Kenapa? karena dalam pembuatan connectornya dibutuhkan tang skun (Crimping Pliers). Dengan menggunakan teknik ini dapat membuat sambungan lebih kuat dan awet serta tidak rentan.

Mengenal Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Lampu TL atau tube luminescent merupakan jenis lampu hemat energi yang memanfaatkan gas neon yang dapat memancarkan cahaya saat dialiri listrik. Lampu jenis ini dinilai lebih hemat energi dan lebih terang daripada lampu pijar. Berbeda dengan lampu pijar yang memanfaatkan kawat tipis sebagai penghantar listrik yang dapat menyala, lampu TL justru menggunakan gas neon di dalam tabung untuk mendapatkan efek cahaya yang lebih terang. Tak heran lampu jenis ini disebut pula lampu neon.

Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa daya sebesar 32 watt pada lampu TL  menghasilkan cahaya sebanyak 1700 lumens, sedangkan pada lampu pijar berdaya 75 W hanya mampu menghasilkan 1200 lumens. Perbedaan yang mendasar inilah yang antara lain telah mendorong publik beramai-ramai beralih ke lampu TL.

Saatpro ini lampu TL masih mendominasi pangsa pasar lampu dunia di samping lampu LED. Umur pakai yang lebih lama, pendar cahaya yang lebih terang, serta harga terjangkau menjadikan alasan lampu hemat energi ini menjadi primadona sistem tata cahaya yang digemari di dunia. Hampir dapat dipastikan, lampu penerangan di rumah kita tentu menggunakan lampu neon ini dalam berbagai bentuknya. Biasanya lampu Tjenis ulir paling banyak digunakan di perumahan sedangkan lampu TL tabung lebih banyak digunakan di perkantoran atau gedung luas lainnya.

Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Jenis lampu TL yang banyak beredar di pasaran umumnya lampu TL jenis bohlam atau lilin, sedangkan lampu TL tabung lebih banyak digunakan pada bangunan besar atau area yang membutuhkan lumens dalam jumlah banyak. Perbedaan penggunaan ini disebabkan karena spesifikasi yang melatarbelakanginya.

1. Lampu TL Bohlam

Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Lampu neon jenis ini merupakan penyempurnaan dari lampu pijar yang juga berbentuk bohlam. Pada lampu TL bohlam jumlah lumens yang dihasilkan jauh lebih banyak dari lampu pijar sehingga menghasilkan pendar cahaya yang lebih terang. Di dalam bohlam ini terdapat gas neon yang akan menyala saat dialiri listrik. Dengan cara ini, konsumsi listrik menjadi lebih hemat. Itulah sebabnya lampu jenis ini disebut lampu hemat energi.

2. Lampu TL Lilin

Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Lampu TL lilin merupakan inovasi dari jenis lampu bohlam dengan tabung-tabung kecil yang berjajar. Tabung-tabung kecil ini memiliki volume neon yang lebih banyak daripada lampu TL bohlam sehingga menghasilkan pendar yang lebih terang. Tabung-tabung yang dibuat terpisah dan berjajar berfungsi untuk meratakan asupan listrik pada lampu sehingga umur pakai lampu lebih lama.

3. Lampu TL Ulir

Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Lampu TL ulir merupakan alternatif dari lampu TL tabung kecil yang lebih panjang dari lampu TL lilin yang dipelintir sehingga tetap berbentuk praktis tetapi dapat mengeluarkan cahaya yang jauh lebih terang daripada lampu TL lilin. Jenis lampu TL ini lebih mahal daripada lampu hemat energi jenis lilin. Lampu jenis ini umumnya digunakan di banyak perumahan atau tempat lainnya yang tidak membutuhkan cahaya dengan lumens banyak.

4. Lampu TL Tabung

Jenis-jenis Lampu TL dan Spesifikasinya

Lampu TL tabung merupakan jenis lampu TL yang pertama kali dikembangkan dan masih bertahan hingga kini. Lampu neon ini berbentuk tabung panjang sehingga mampu memendarkan cahaya paling terang di keluarga lampu hemat energi lainnya. Begitu terangnya lampu ini hingga kerap dijadikan penerang pada area yang luas seperti gedung perkantoran, asrama, sekolah, kampus, maupun penerang di tempat lainnya. Lampu TL jenis ini dapat memiliki cahaya berwarna lainnya di samping putih atau kuning yang kerap dijadikan media promosi atau penerang media promosi lainnya seperti baliho atau neon box.

 

Dapatkan harga lampu tl terbaik hanya di temtera.com!